Assalamu'alaikum w. w.
hallo kawan, saya akan memberitahukan sebuah laporan praktikum biologi tentang "Frekuensi Membuka dan Menutupnya Insang", yang pernah saya buat guna melaporkan hasil praktikum saya sewaktu saya masih belajar di bangku SMA tercinta di SMA N 1 Menganti. okke kawan berikut hasil laporan yang telah saya buat :
hallo kawan, saya akan memberitahukan sebuah laporan praktikum biologi tentang "Frekuensi Membuka dan Menutupnya Insang", yang pernah saya buat guna melaporkan hasil praktikum saya sewaktu saya masih belajar di bangku SMA tercinta di SMA N 1 Menganti. okke kawan berikut hasil laporan yang telah saya buat :
FREKUENSI MEMBUKA DAN MENUTUPNYA INSANG
A.
Tujuan
Untuk mengetahui pengaruh pH terhadap frekuensi
membuka dan menutupnya insang.
B.
Dasar Teori
Ikan atau bahasa ilmiahnya adalah picses secara umum merupakan
termasuk hewan bertulang belakang (vertebrata). Semua ikan hidup di dalam air,
Baik air tawar, maupun air laut. Kulit tubuhnya bersisik dan berlendir untuk
memudahkan gerakan di dalam air. Ikan mempunyai sirip yang berfungsi untuk
keseimbangan badan dan menentukan arah gerak di dalam air. Sirip dibagi menjadi
dua, yaitu sirip tunggal (contoh: sirip punggung, sirip ekor, dan sirip
belakang) dan sirip ganda atau berpasangan (contoh: sirip dada dan sirip
perut). Selain itu ditubuh ikan terdapat pula gurat sisi yang berfungsi untuk
mengetahui tekanan air di sekelilingnya. Ikan menggunakan insang yang terletak
di kepalanya untuk bernafas. Cara ikan bernafas adalah sebagai berikut, air
masuk melalui rongga mulut kemudian masuk ke dalam insang, saat air berada di
dalam insang, oksigen akan terlarut dalam air diserap oleh pembuluh-pembuluh
darah kecil yang terdapat pada insang dan karbondioksida dalam darah
dikeluarkan ke air. Air keluar dari rongga insang ketika tutup insang membuka
dan begitu terus-menerus. Ikan juga mempunyai gelembung renang yang terletak diantara
tulang belakang dan perut, berhubungan dengan kerongkongan. Darah pada dinding
gelembung dapat memasukkan udara kedalam gelembung dan mengeluarkan udara dari
gelembung itu sehingga berat ikan dapat berkurang atau bertambah sehingga ikan
dapat naik dan turun di dalam air.
C.
Alat dan Bahan
1.
Ikan
koki (ikan)
2.
Detergen
3.
Cuka
4.
Toples
transparan
5.
Stopwatch
D.
Cara kerja
1.
Memasukkan
ikan koki ke dalam toples transparan, pada setiap toples transparan memiliki
perbedaan perlakuan, yaitu :
Memasukkan ikan
koki (ikan) kedalam toples transparan yang berisi air.
Memasukkan ikan
koki (ikan) kedalam toples transparan yang berisi air + detergen.
Memasukkan ikan
koki (ikan) kedalam toples transparan yang berisi air + cuka.
2.
Mengamati
insang ikan koki (ikan) pada setiap perlakuan.
3.
Mencatat
hasil pengamatan ke dalam tabel pengamatan.
E.
Tabel Pengamatan
|
Perlakuan
|
Frekuensi membuka dan
menutupnya insang
|
|
I.
Ikan
koki (ikan) + air
|
350
|
|
II.
Ikan
koki (ikan) + detergen
|
140
|
|
III.
Ikan
koki (ikan) +cuka
|
283
|
F.
Analisis Data
Pada praktikum kali ini kita menggunakan ikan koki
sebagai bahan percobaan, untuk mengetahui frekuensi membuka dan menutupnya
insang.
Berikut ini yang terjadi pada ikan koki saat diberi
perlakuan yang berbeda-beda:
I.
Ikan koki (ikan) + air
Saat ikan dimasukkan
ke dalam air selama 3 menit terjadi frekuensi membuka dan menutupnya insang,
sebanyak 350. Hal ini membuktikan bahwa ikan akan bernafas secara normal dengan
pH normal.
II.
Ikan koki (ikan) + Detergen
Saat ikan
dimasukkan kedalam air yang dicampurkan dengan detergen selama 3 menit terjadi
frekuensi membuka dan menutupnya insang, sebanyak 140. Hal ini membuktikan bahwa
ikan sulit bernafas pada ruang yang sedikit mendapatkan oksigen dan menunjukkan
perubahan sisik ikan menjadi putih karena pH yang basa.
III. Ikan
koki (ikan) + cuka
Saat ikan
dimasukkan kedalam air yang dicampurkan dengan cuka selama 3 menit terjadi
membuka dan menutupnya insang, sebanyak 283. Hal ini membuktikan bahwa ikan
akan lambat untuk bernafas pada ruang yang sedikit mendapatkan oksigen dengan
pH asam.
G.
Kesimpulan
Dari percobaan yang telah dilakukan, kita dapat
mengetahui frekuensi membuka dan menutupnya insang dengan pH yang berbeda-beda.
Kegiatan praktikum ini ikan koki dirasa tahan lama. Dalam artian memiliki daya
bertahan hidup yang cukup lama dan cukup kuat untuk bertahan di ruang yang sedikit
oksigen.
Pengaruh
pH terhadap frekuensi membuka dan menutupnya insangnya.
seperti itulah laporan praktikum yang saya buat, semoga dapat membantu serta menambah pengetahuan kita semua.
Terima Kasih.
Wassalamu'alaikum w. w.
Komentar
Posting Komentar